Thursday, August 1, 2013

Pendingin Ruangan #CeritaDariKamar #1



Kenapa saya memilih barang ini yang pertama saya bicarakan disini? karena memang hampir setiap hari saya dan adik saya selalu bertengkar gara-gara alat pendingin ini. kenapa? 

Jadi, saya dan adik saya tinggal dalam satu kamar. walaupun kita ini adik kakak, kita punya pendapat yang berbeda. adik saya orangnya kebal, dia suka sekali kondisi ruangan yang dingin dan sejuk sekali. bahkan ketika musim dingin pun, orang-orang ingin menghindari diri dari sesuatu yang dingin, ia malah mencari-cari alat yang bisa mendinginkan badan seperti alat pendingin diatas. tidak heran, setiap hari ketika mau tidur di malam hari, ia selalu menurnkan suhu alat pendingin itu hingga ke suhu yang paling dingin buat dia.

Sedangkan saya, sebenarnya saya juga orang yang suka berada di dalam ruangan yang dingin dan saya pun memang tidak kuat dengan suhu yang panas. padahal sewaktu sekolah sedari SMP hingga SMK saya anggota paskibra. tapi tetap saja saya tidak kuat dengan suhu yang begitu panas. tetapi kalau sudah menggunakan alat pendingin di dalam ruangan kamar saya yang tidak besar ukurannya, saya tetap merasa kedinginan walaupun adik saya mengatakan panas sekali! 

Kami selalu mempermasalahkan suhu kamar yang kita tidak kompak dalam menikmatinya. ketika ingin tidur, saya menaikkan suhu nya dengan remote "niiiitt", seketika adik saya pun langsung protes "ih turunin lagi kek gerah banget segitu mah!" saya pun tidak mau kalah, "dingin kali! aku ga kuat klo dingin-dingin banget. emang mau klo aku tidur sama ibu trus kamu sendiri disini?". akhirnya adik saya yang mengalah kepada saya. hihi. dia itu penakut sekali, padahal lelaki. maklum anak mamih jadi begitu deh.

Kadang kami pun suka bertukar tempat tidur. kalau adik saya lagi bener-bener gerah yasudah saya yang mengalah tetapi asalkan saya tidur di kasur bawah agar tidak terlalu mengenai angin dari alat pendingin tersebut. dan adik saya pun mau juga disuruh tidur di kasur atas. walaupun ketika tidur ia tak jarang suka jatuh ke bawah. karna ia susah diam banget kalau lagi tidur. sungguh.

InsyaAllah saya akan bercerita lagi soal 30 barang lain yang ada di kamar saya ini. jika saya memang ada waktu untuk menulisnya dan membagi cerita tentang benda-benda tersebut, akan saya ceritakan lagi di posting yang lainnya.