Tuesday, June 17, 2014

Cinta Tak Memandang Kelainan Inspired by @shitlicious

“Oeee…oeee..”, begitulah tangisan setiap bayi yang pada umumnya baru dilahirkan ke dunia. Tidak sama halnya dengan Cimit, seonggok bayi yang anti-mainstream yang dilahirkan ketika ibunya sedang dilahirkan juga. Setelah ia lahir, seekor pria berbulu ketek di kaki –sebut saja Cempluk- menghampiri Cimit kemudian ia menembak Cimit agar Cimit menjadi kekasihnya walaupun Cimit baru berumur 15 menit. Kemudian Cimit menerima pinangan Cempluk yang merupakan seorang Pedophilia tingkat kelurahan.

Hari demi hari Cempluk melalui hari bersama Cimit yang masih menjadi seonggok bayi. Tapi, Cempluk merupakan mas-mas tengil yang hebat, yang mencintai wanita tidak memandang umur, atau mungkin ia tidak mempunyai pandangan.

4 tahun Cempluk melalui hari-harinya bersama Cimit. Kini, Cimit waktunya merasakan bangku sekolah. Cempluk bekerja menjadi Bandar judi di SD SUKASUKAGUE demi membiayai pacarnya sekolah. Cimit bersekolah di PAUD MANDIRI JAYA, Cimit disekolah dikenal sebagai cewek yang tomboy, sering malakin teman-teman dan juga gurunya ketika pacarnya, Cempluk sedang tidak bekerja di SD karena ditangkap polisi karena kasus –Perjudian yang Tidak Melibatkan Polisi Sebagai Jokinya- . Cimit bekerja susah payah untuk mencari biaya sekolahnya, karena Cempluk sedang tidak bisa mencari uang untuk Cimit bersekolah.

Cimit bekerja banting tulang iga hingga sapinya berubah jadi abon. Ya, Cimit bekerja part-time sebagai tukang mukulin sapi. Ia sekolah dari pagi hingga siang hari, kemudian ia bekerja di sore hingga malam hari demi biaya sekolahnya. Terkadang Cimit tidak makan seharian, sekalinya makan, paling hanya makan kotoran sapi bekas yang ia pukuli itu. Setelah ia makan semua itu, keesokan harinya Cimit diare dan kotorannya dimakan balik sama sapinya. Ajang balas dendam.

Ketika Cempluk sudah bebas, Cimit sudah di Drop Out dari PAUD tersebut karena Cimit sering diare dikelas dan membuat teman-temannya sekaligus guru-gurunya menjauhinya. Cimit berusaha untuk tidak memberitahu Cempluk kalau ia sudah di-DO dari PAUDnya. Tetapi, usahanya gagal karena Cempluk telah mengetahui karena Cempluk dipenjara didalam kamar mandi PAUD-nya Cimit. Memang sangat rumit percintaan mereka berdua.

Karena Cempluk seorang pria yang hebat, ia kini bisa kuliah dari hasil kerjanya sebagai Bandar judi dan Cimit yang bekerja sebagai Joki 3 in 1 untuk membiayai Cempluk kuliah. Ketika Cempluk sedang kuliah, ia bertemu dengan wanita cantik nan jelata, Hanoman, Cempluk seketika langsung mencintai Hanoman. Sebagai Pedophil, Cempluk merasa gagal. Tetapi, ia tidak peduli akan itu semua karena ia sudah terlanjur cinta dengan Hanoman yang merupakan mahasiswi paling populer di kampus karena terkenal sering memacari setiap satpam yang bekerja di kampusnya.  Dan setiap satpam yang dipacari Hanoman, keesokan harinya sudah berada di dalam rumah sakit jiwa.

Cempluk berusaha untuk mendekati Hanoman, yang pada saat itu Hanoman sudah memiliki pacar yang bernama Patkai. Tetapi, Cempluk merasa dirinya adalah Pedophil yang hebat, maka ia berusaha merebut hati Hanoman dari Patkai. Akhirnya Hanoman memberi syarat, jika Cempluk menang, maka Cempluk bisa memacari Hanoman dan wajib menafkahinya hingga Hanoman lulus S3. Dan jika Patkai yang menang, Patkai harus berantem terus-menerus dengan Cempluk hingga Patkai kalah. Karena jelas, Hanoman pasti memilih Cempluk yang sangat menawan dimatanya karena Cempluk mempunyai bulu ketek di kakinya. Patkai sangat handal dalam hal berantem karena ia merupakan salah satu anggota laskar dari yayasan silatnya Mad Dog. Ga heran yang abis berantem sama Patkai bisa-bisa jari kaki-nya langsung ada 16. Tetapi pada akhirnya Cempluk-lah yang menang karena ia menggunakan jurus seribu bayangan.

Kemudian Patkai menyerah dan ia pergi merantau ke tetangga sebelah untuk mencari kitab yang hilang. Kemudian berpacaranlah Cempluk dan Hanoman. Sedangkan Cimit sedang galau sekali dirumahnya. Mengintip dari celah jendela rumahnya melihat teman-temannya sedang berjalan ke acara wisuda TK MANDIRI JAYA. Iya, sudah tahun kelima Cimit seharusnya bersekolah, tetapi ia terpaksa putus sekolah demi lelaki bajingan seperti Cempluk. Cimit sudah sangat sakit hati dan berjanji tidak akan berhubungan lagi dan tidak mau bertemu lagi dengan Cempluk. Ia sangat menyesali semua itu. Betapa bodohnya ia sewaktu bayi mau menerima pinangan dari seorang mas-mas tengil seperti Cempluk yang nyatanya pergi begitu saja meninggalkan Cimit sebatang kara. Cimit sangat ingin sekali sekolah langsung masuk SMP agar ia tidak perlu mengunyah bangku SD karena ia lebih suka mengunyah karet gelang.

2 tahun kemudian~

Cempluk sudah bosan berpacaran dengan Hanoman karena Hanoman diam-diam berselingkuh dengan satpam kampus karena kampusnya ada satpam baru. Itu yang selalu rutin dilakukan olehnya karena ia sangat terobsesi menjadi satpam. Pernah suatu ketika ia melamar menjadi satpam di sevel cimahi, ditolak. Ia ditolak menjadi satpam karena ia belum memiliki ijazah yang lengkap. Oleh karena itu, ia menjadi sangat suka memacari seorang satpam, entah satpamnya pria maupun wanita. Yang penting satpam!

Cempluk seketika rindu akan kebersamaannya dengan Cimit. Ketika dahulu mereka jalan-jalan sore bersama setiap Senin dan Rabu sore menggunakan otopet, ketika mereka suap-suapan tanaman bonsai menggunakan kaki, dan masih banyak lagi hal anti-mainstream yang sudah mereka lakukan sejak dahulu. Cempluk berniat untuk kembali lagi dengan Cimit. Ia sudah tidak peduli lagi dengan Hanoman karena Hanoman sudah menghianati cinta Cempluk. Akhirnya Cempluk meninggalkan Hanoman di tengah kerumunan konser kampanye, karena Cempluk yakin Hanoman akan menemukan satpam yang pantas untuknya.

Cempluk mendatangi rumah Cimit yang ternyata Cimit sedang main monopoli sama ibu-ibu komplek. Cimit pun kaget, karena melihat ibu-ibu yang sangat kagum dengan Cempluk dengan ketampanannya yang setara dengan mas-mas tengil. Ibu-ibu itupun ber-selfie ria dengan Cempluk dan menceraikan suaminya masing-masing. Tetapi sayang sekali, Cempluk bukanlah berondong yang doyan sama ibu-ibu, ia berpegang teguh dengan prinsipnya yang menjadi Pedophilia. Ia memohon bersujud mencium kelingking kaki Cimit agar Cimit mau menerima Cempluk lagi menjadi pacarnya.

Cimit berfikir keras disitu saja selama 2 dasawarsa dan Cempluk masih saja mencium kelingking kaki Cimit hingga kaki Cimit keriput. Akhirnya setelah Cimit menonton acara Mario teguh Bronze Way, ia merasa ia adalah wanita yang tangguh. Ia sangat terinspirasi dari acara itu. Ia tidak mau disakiti lagi untuk yang kesekian kalinya. Memang Cempluk janji akan berubah, tetapi lebih baik hal yang sudah menjadi penyesalan ia jauhkan daripada ia mengambilnya lagi dan masih memiliki resiko untuk disakiti lagi. Akhirnya Cimit menyuruh Cempluk pergi dari hidup Cimit untuk selamanya. Cimit merasa ia adalah wanita hebat. Tidak sembarang pria bisa mendapatkannya. Cimit percaya suatu saat nanti akan ada seseorang yang lebih baik dari Cempluk.

Akhirnya Cempluk menyerah. Ia tidak tahu lagi tujuan hidupnya hingga ia bertemu dengan musuh lamanya, yaitu Patkai. Mereka sekarang tinggal dalam 1 apartemen di kolong jembatan di daerah Jakarta. Mereka bekerja bersama membuka usaha sol sepatu free wifi. Cempluk menjadi tukang sol sepatu, dan Patkai menjadi programmer di usaha mereka itu. Usaha mereka sudah sangat sukses. Hingga mereka buka Franchise Sol Sepatu di Adelaide dan kota-kota besar lainnya di Eropa, Afrika, dll.

Hingga suatu ketika mereka sadar mereka sudah memiliki usaha bersama, sukses bersama, tetapi mereka berdua belum memiliki pasangan hidup. Entah kenapa, seiring berjalannya usaha mereka, mereka saling menyimpan perasaan. Mereka sadar mereka salah, karena menyukai sesama jenis, tetapi mereka tidak peduli. Kemudian 3 tahun setelah mereka merintis usahanya, Patkai melamar Cempluk. WOW! Dan mereka menikah di toko Sol Sepatunya, mengundang semua para karyawan-karyawannya tetapi tak satupun hadir dalam acara pernikahan tersebut, karena hidangan makanannya berupa segala masakan yang menggunakan semir sepatu. Setelah acara pernikahan selesai, Cempluk dan Patkai pindah rumah ke Melbourne karena disana sedang nge-trend menjadi tukang sol sepatu. Tentunya mereka tidak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Tanpa pikir panjang, mereka segera menelepon supir TransJakarta untuk mengantar mereka ke Melbourne. Mereka hidup bahagia walaupun memang tidak wajar. Tetapi itulah kebahagiaan, sebagian orang merasakannya, sebagian lagi tidak suka dengan kebahagiaan itu sendiri.



Selesai sudah cerpen yang ngaco ini :D iseng ingin nulis aja sih, udah lama ga ngeblog lagi hehe ini juga gara-gara abis baca blog-nya mas Alitt yang INI NIH. Jadi gue termotivasi untuk nulis. Dan 3 kata kerja, kata sifat, kata benda yang gue dapet adalah PINDAH, HEBAT, SESEORANG. Awalnya gue bingung mau nentuin kata-kata itu. Mau bikin sendiri ngikutin mas Alitt agak ga seru soalnya sendirian. Akhirnya random deh milih di twitter kata-kata yang muncul di tiga tweet pertama di home twitter gue. Nongolnya itu :D makasih banget buat yang udah baca. Kritik silakan aja, semoga bermanfaat ya walaupun ceritanya absurd dan ngaco hehe BYE!!