Thursday, August 22, 2013

Tangan Bantuan #CeritaDariKamar #22



Hallo..
Hallo kak Bara, maaf ka aku baru bisa ngelanjutin lagi, kemarin padahal baru 2 hari nulis. gara-gara mudik, padahal saya sudah niat mengambil gambar benda-benda yang ada di kamar saya sebelum saya pergi ke kampung halaan, agar dijadikan bahan untuk menulis ketika saya berada di kampung. tetapi, takdir berkata lain. saya pun sudah berusaha membawa laptop, modem, charger. tetapi saat disana, koneksi internet susah sekali ditemukan, blackberry saya pun tidak bisa menjangkau sinyal juga disana. heran loh. padahal kampung saya sudah termasuk kota seperti di Bekasi sini. jadi sekarang saya baru pulang dan baru sempet buka laptop deh hehe..

Saya akan bercerita tentang barang yang berada di kamar saya di hari yang ke22 ini dan saya baru punya 3 bahan tulisan. sekali lagi, maaf ya buat kak Bara, hehe..

Gambar diatas merupakan barang yang ada di kamar saya terus, lebih tepatnya ada di kasur saya sepanjang hari. karena saya orangnya suka ribet sendiri kalau badan lagi terasa gatal, bahkan seringkali saya suka minta garukin sama orang disekitar kalau lagi terasa gatal dan tidak adanya barang tersebut disekitar saya. hehehe. habisnya saya kalau lagi ngerasa gatal, pasti nyinyir-nyinyir gajelas, jadi malah marah-marah ujung-ujungnya, haha. emang rada aneh sih saya, abis ya gimana emang suka kesel sih ya kalau lagi gatel tapi kita sendiri ga bisa nge-garuk nya sendirian :))

Oiya, tangan ini unik loh! di dalam gagang yang warna hijau itu ada suatu benda, entah benda apa itu saya pun juga tidak tahu. tapi, benda ini bisa mengeluarkan suara jika tangan ini digerak-gerakan keatas kebawah gitu. suara yang dikeluarkan sejenis suara bayi yang lagi ngoceh gitu loh. kalau teman-teman saya sedang main kerumah dan masuk kamar pun, benda ini yang paling dicari sama mereka, dan mereka memainkannya, digerakkan naik turun agar suara nya keluar. karna suara yang keluar itu sangatlah lucu, kita semua kadang dibuat tertawa olehnya, hehe. 

Tetapi, tangan ini sudah lama sekali saya membelinya. sudah bertahun-tahun yang lalu. sekarang-pun suara yang dikeluarkan oleh tangan ini sudah jarang sekali terdengar. benda yang ada di dalam gagang tangan tersebut sudah macet tidak bisa naik turun lagi, jadi setiap saya menggaruk menggunakan tangan ini, sudah sunyi sekali, hampir tidak mengeluarkan suara ataupun desis-desis yang biasanya dikeluarkan oleh tangan ini. tapi fungsi asli dari tangan ini masih benar-benar bekerja, rekonstruksi nya belum rusak sama sekali, mungkin awet karena benda ini terbuat dari plastik.

Entah sampai kapan benda ini menemani saya ketika saya sedang menderita. bahkan saya pun tidak tahu apa yang akan terjadi bila benda ini tidak ada disaat saya membutuhkannya. benda yang menurut beberapa orang cukup ga penting, aneh, atau apalah. tapi saya menganggap benda ini tetap menjadi obat luka dikala saya sedang merasakan gatal yang cukup menjengkelkan. terimakasih ya tangan bantuan. kau sangatlah berguna..

Denger-denger ka Bara mengadakan #KopdarFiksi, saya mau sekali ikut tapi itu acaranya di Pontianak deh kalau tidak salah. semoga kak Bara bisa mengadakan acara #KopdarFiksi ini di Bekasi dan saya pasti akan ikut berpartisipasi di acara ini insyaAllah. saya ingin sekali menjadi penulis seperti kak Bara, dan penulis favorit saya lainnya. seperti bang Raditya Dika, kak Christian Simamora, Ilana Tan, Shitlicious, bang Pandji, dll. apalagi seperti J.K Rowling! :D

Friday, August 2, 2013

Obeng Plus #CeritaDariKamar #2



Ini bukan sekedar biar ceritanya lucu atau apa, tapi memang begini adanya. Obeng plus ini memang selalu ada di kamar saya setiap hari. Kenapa? Bukan kok, saya bukan anak motor atau anak bengkel, saya ini perempuan biasa saja bukan perempuan tomboy kok....

Obeng ini berada di kamar saya setiap hari, fungsinya yaitu obeng ini digunakan untuk membuka casing CPU saya. PC saya itu sering banget nge-lag dan sering banget rusak. Jadi, saya selalu siap sedia obeng ini di letakkan diatas CPU saya agar ketika PC saya sedang mengalami trouble, saya bisa segera memperbaikinya. Jikalau obeng ini diletakkan di tempat alat-alat perkakas, saya terkadang malas untuk meng-obrak-abrik tempat perkakas tersebut untuk mencari si obeng plus ini.

Walaupun jasa si obeng ini hanya untuk membuka casing CPU, tapi ini sangatlah penting buat saya. Bayangkan saja jika obeng ini tidak ada, maka saya tidak akan bisa membuka casing CPU dan memperbaiki PC saya, dan saya pun tidak akan bisa memakai komputer untuk mengerjakan tugas-tugas dan project saya. 

Entah sampai kapan si obeng ini berada di dalam kamar saya. Mungkin nanti ia akan saya letakkan di tempat perkakas bersama terman perkakasnya yang lain ketika saya sudah punya cukup uang untuk membeli komputer yang baru. Saya pun tidak tahu itu kapan, saya saja belum bisa menghasilkan uang sendiri. Semenjak lulus sekolah beerapa bulan yang lalu, saya diputuskan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang kuliah dan saya tidak diizinkan untuk bekerja dahulu oleh ayah saya. 

Nanti jika saya sudah bisa mencari nafkah sendiri, saya akan membeli komputer baru dan akan menaruh si obeng plus ini di tempat yang seharusnya karena akan jarang dipakai tidak seperti sekarang ini :D

Thursday, August 1, 2013

Pendingin Ruangan #CeritaDariKamar #1



Kenapa saya memilih barang ini yang pertama saya bicarakan disini? karena memang hampir setiap hari saya dan adik saya selalu bertengkar gara-gara alat pendingin ini. kenapa? 

Jadi, saya dan adik saya tinggal dalam satu kamar. walaupun kita ini adik kakak, kita punya pendapat yang berbeda. adik saya orangnya kebal, dia suka sekali kondisi ruangan yang dingin dan sejuk sekali. bahkan ketika musim dingin pun, orang-orang ingin menghindari diri dari sesuatu yang dingin, ia malah mencari-cari alat yang bisa mendinginkan badan seperti alat pendingin diatas. tidak heran, setiap hari ketika mau tidur di malam hari, ia selalu menurnkan suhu alat pendingin itu hingga ke suhu yang paling dingin buat dia.

Sedangkan saya, sebenarnya saya juga orang yang suka berada di dalam ruangan yang dingin dan saya pun memang tidak kuat dengan suhu yang panas. padahal sewaktu sekolah sedari SMP hingga SMK saya anggota paskibra. tapi tetap saja saya tidak kuat dengan suhu yang begitu panas. tetapi kalau sudah menggunakan alat pendingin di dalam ruangan kamar saya yang tidak besar ukurannya, saya tetap merasa kedinginan walaupun adik saya mengatakan panas sekali! 

Kami selalu mempermasalahkan suhu kamar yang kita tidak kompak dalam menikmatinya. ketika ingin tidur, saya menaikkan suhu nya dengan remote "niiiitt", seketika adik saya pun langsung protes "ih turunin lagi kek gerah banget segitu mah!" saya pun tidak mau kalah, "dingin kali! aku ga kuat klo dingin-dingin banget. emang mau klo aku tidur sama ibu trus kamu sendiri disini?". akhirnya adik saya yang mengalah kepada saya. hihi. dia itu penakut sekali, padahal lelaki. maklum anak mamih jadi begitu deh.

Kadang kami pun suka bertukar tempat tidur. kalau adik saya lagi bener-bener gerah yasudah saya yang mengalah tetapi asalkan saya tidur di kasur bawah agar tidak terlalu mengenai angin dari alat pendingin tersebut. dan adik saya pun mau juga disuruh tidur di kasur atas. walaupun ketika tidur ia tak jarang suka jatuh ke bawah. karna ia susah diam banget kalau lagi tidur. sungguh.

InsyaAllah saya akan bercerita lagi soal 30 barang lain yang ada di kamar saya ini. jika saya memang ada waktu untuk menulisnya dan membagi cerita tentang benda-benda tersebut, akan saya ceritakan lagi di posting yang lainnya.